Bupati Limapuluh Kota Salurkan Bantuan 6,2 Ton Beras Di Koto Tangah

LIMAPULUH KOTA – Warga Nagari Koto Tangah, Kecamatan Bukit Barisan, Limapuluh Kota menerima bantuan sekitar 6,2 ton beras dari Pemkab. Bupati Safaruddin Dt. Bandaro Rajo langsung melakukan pendristibusian didampingi Kepala Dinas Pangan Ambardi, Anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota Satria Feri serta Wali Nagari Koto Tangah Yulizar.

Sebanyak 627 orang menerima bantuan dengan masing-masing menerima 10 kg beras. Bupati menyatakan bahwa ada 7 nagari yang dinyatakan sebagai nagari rawan pangan, salah satunya Nagari Koto Tangah.

“Mari kita bergerak bersama. Kita punya tanah yang lapang untuk digarap. Mulailah dengan hal-hal kecil minimal dengan menanam kebutuhan sehari-hari,” ucap Bupati Safaruddin dihadapan masyarakat penerima bantuan.

Dilanjutkan Bupati Safaruddin, kesiapan ketahanan pangan menjadi faktor korelatif terhadap kesehatan. Sehingga dengan ketahanan pangan akan dapat meminimalisir kasus stunting hingga gizi buruk. Maka dari itu, pemerintah daerah dengan melibatkan masyarakat berusaha membangun ketahanan pangan dan meminimalisir inflasi serta dampak resesi global di wilayah Kabupaten Limapuluh Kota.

“Kami berpesan, simpan sebagian hasil panen sebagai cadangan pangan, minimal untuk keluarga sendiri,” pungkas Safaruddin.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pangan Kabupaten Limapuluh Kota Ambardi dalam laporannya pada acara yang sama mengatakan, untuk mengantisipasi masalah kerawanan pangan di Limapuluh Kota yang bisa saja disebabkan bencana alam, resesi ekonomi maupun masalah lainnya, saat ini pemerintah daerah melalui Dinas Pangan telah menyiapkan sekitar 166 ton cadangan pangan yang disimpan di gudang Bulog (Badan Urusan Logistik) Bukittinggi.

Ketahanan pangan memang menjadi masalah global saat ini yang harus menjadi perhatian untuk kita semua, mengingat situasi dan kondisi sekarang yang dihadapkan kepada inflasi, siklus alam, hingga potensi resesi global di masa mendatang. (yoz)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *