DPRD Tanah Datar Terima Nota Rancangan Perda APBD 2024

– DPRD Kabupaten Tanah Datar menggelar Rapat Paripurna dan menerima Nota Penjelasan Bupati Tanah Datar terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024, di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD, Senin (6/11/23).
Rapat paripurna dipimpin Ketua Rony Mulyadi, didampingi Wakil Ketua Saidani dan Anton Yondra, serta dihadiri 29 dari 35 anggota DPRD, Bupati Eka Putra, Forkopimda, pimpinan OPD, Camat, dan Wali Nagari.
Bupati Eka Putra menjelaskan, Ranperda tentang APBD 2024 disusun dengan mempedomani dokumen Kebijakan Umum Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KU-PPAS) APBD 2024 dan RPJMD 2021 – 2026 serta Nota Kesepakatan pada 4 Agustus 2023 tentang Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara 2024.
Bupati menyebut estimasi pendapatan daerah dengan mempertimbangkan kondisi perekonomian Kabupaten Tanah Datar, dengan asumsi penghapusan kemiskinan ekstrem, pengendalian inflasi, pembangunan infrastruktur dan beberapa kebijakan pendapatan daerah.

Pemkab Tanah Datar menargetkan pendapatan daerah sebesar Rp968.491.223.850 dengan rincian Pendapatan Asli Daerah Rp152.635.540.000 yang terdiri dari Pajak Daerah Rp31.808.477.000, Retribusi Daerah Rp10.689.708.000, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan Rp25.000.000.000 dan Lain-lain PAD yang sah Rp85.137.355.000.
Selanjutnya, Pendapatan Transfer Rp812.203.683.850, terdiri dari : Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat Rp756.809.112.000, Pendapatan Transfer Antar Daerah Rp55.394.571.850, lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah Rp3.652.000.000, yang bersumber dari pendapatan hibah Pemerintah Pusat.
Sedangkan, anggaran belanja daerah pada Ranperda tentang APBD 2024 adalah Rp1.245.439.489.539, terdiri dari Belanja operasi Rp1.004.467.876.985, Belanja Modal Rp59.975.109.316, Belanja Tidak Terduga sebesar Rp10.000.000.000, Belanja Transfer Rp170.996.503.238.
Bupati menyampaikan sesuai kesepakatan KUA-PPAS, untuk kelompok penerimaan pembiayaan dialokasikan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) sebesar Rp276.948.265.689.
“Defisit sepenuhnya ditutupi dengan pembiayaan netto, yang merupakan selisih antara penerimaan pembiayaan dengan pengeluaran pembiayaan,” kata Eka.
Sementara itu, pimpinan sidang Rony Mulyadi di kesempatan tersebut menyampaikan Rapat paripurna akan dilanjutkan pada Rabu (8/11), dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi terhadap 2024 dan di akhir sidang juga dilaksanakan doa bersama untuk warga Palestina. (tau)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *