Pencarian Korban Banjir Jorong Galuang Sungai Pua Libatkan 2 Anjing Pelacak

AGAM — Enam hari setelah banjir bandang dan lahar dingin di Sumatera Barat (Sumbar) pada Sabtu malam (11/5/2024), proses pencarian korban di Jorong Galuang, Nagari Sungai Pua, Kabupaten Agam masih berlangsung.

Tim gabungan terdiri dari Polisi, TNI dan Satpol PP terus berupaya mencari, Sahar (65), dengan menyisiri aliran sungai di kawasan tersebut.

Guna memudahkan pencarian, dua ajing pelacak regu K9 dari Polda Sumatera Barat (Sumbar) ikut dilibatkan dalam proses pencarian tersebut.

“Kami ada 4 orang dan mengerahkan 2 anjing pelacak regu K9 Polda Sumbar. Proses pencarian dengan anjing pelacak akan dilakukan sampai korban ditemukan,” ujar Kepala Unit K9, Ipda Chandra, Jumat (17/5/2024).

Disampaikan, pencarian dengan anjing pelacak baru dimulai hari ini, dan dilakukan hingga korban temukan.

“Mudah-mudahan proses pencarian korban berlangsung dengan cepat tanpa ada halangan,” ungkapnya.

Diketahui, hujan lebat memicu banjir bandang dan lahar di Sumatera Barat (Sumbar) pada Sabtu malam (11/5/2024), telah menewaskan puluhan orang.

Di Nagari Galuang, dilaporkan terdapat 7 korban jiwa, sebanyak 6 korban sudah berhasil ditemukan dan 1 korban masih dalam proses pencarian.

Rumah terdampak banjir yang berada di tepi aliran sungai kawasan tersebut, terlihat sudah rata dengan tanah. Rata-rata mereka jadi korban bencana ini, tengah tertidur saat peristiwa terjadi.

Bencana banjir terjadi di Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, dan Kota Padang Panjang.

Untuk Kabupaten Agam, hujan deras bahkan menyebabkan air sungai yang berhulu di Gunung Marapi meluap, sehingga tercipta aliran di jalur baru, yang membawa batu-batu besar dari gunung berapi ke permukiman warga di sekitarnya. (*/dyt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *