Perantau Padang Magek Rehap Rumah Warga Tak Layak Huni

TANAHDATAR, Bacalahnews – Para perantau Nagari Padang Magek, Kecamatan Rambatan melakukan Rehap rumah warga yang tak layak huni. Bupati Eka Putra meletakan batu pertama pembangunan Rehap rumah layak huni dari Komunitas G3AD dan IKPM, Rabu (17/4/2024).
Kegiatan bedah rumah layak huni tersebut, sudah dimulai perantau Padang Magek yang tergabung dalam Komunitas G3AD dan IKPM dari beberapa tahun yang lalu. Hingga saat ini, sudah ada 3 unit rumah di wilayah Padang Magek yang sudah diperbaiki dan dimanfaatkan masyarakatnya.
“Pemkab mendukung kegiatan Rehap rumah ini, karena dianggap luar biasa. Mudah-mudahan akan terus terlaksana secara konsisten setiap tahunnya,” ujar Eka.
Bupati menyebut, pembangunan rumah yang tak layak huni bagi masyarakat tidak mampu yang ada Padang Magek ini sebagai bentuk semangat para perantau dalam membangun kampung halamannya.
“Poin penting dari kegiatan ini adalah semangat perantau asal Padang Magek untuk membangun kampung halamannya. Semoga semangat ini bisa ditiru oleh para perantau dari nagari-nagari lainnya,” tutur Eka.

Komitmen Perantau Bangun Kampung
Wali Nagari Padang Magek Syafril Jamal mengucapkan terima kasih kepada seluruh perantau Padang Magek yang terus berkomitmen dalam membangun nagarinya.
“Ini yang ketiga kalinya, bedah rumah layak huni dilakukan oleh perantau, masing-masing rumah dianggarkan sebesar Rp80 juta,” ucap Eka.
Ia pun menambahkan, selain bedah rumah layak huni, kegiatan perantau Padang Magek lainnya, yaitu memberikan santuan bagi anak yatim sebanyak 90 orang dan Pembagian zakat kurang lebih sebanyak 200 orang.
Ketua IKPM Alisar mengatakan kegiatan sosial dari perantau asal Padang Magek terus disinergikan dengan program pemerintah daerah maupun pemerintah nagari.
“Perantau terus berupaya mendukung program pemerintah daerah. Selain telah melakukan bedah rumah layak huni, kami diperantaun juga melakukan parade baju milik khas Padang Magek, sebagai wadah untuk mengenalkan potensi daerah, sembari melampiaskan kerinduan kami terhadap kampung halaman,” ucap Alisar.
Ketua G3AD Eril Kusnopi mengucapkan rasa terima kasihnya, karena masih bisa melaksanakan program bedah rumah layak huni untuk masyakat yang kurang mampu dikampung halaman.
“Berkat dukungan seluruh pihak, program yang telah berjalan dari beberapa tahun belakangan ini, dapat kembali terlaksana di tahun ini,” ujarnya. (fantau)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *