Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Bukittinggi Alami Peningkatan Setiap Tahun

BUKITTINGGI — Pertumbuhan jumlah simpanan masyarakat dan jumlah aktiva bank dan BPR di Kota Bukittinggi setiap tahunnya mengalami peningkatan, yang dihimpun peningkatan itu tercatat dari 2017 – 2022.

Wako Erman Safar, Minggu (18/9/2022), memberikan informasinya ke media ini yang ia dapatkan dari berdasarkan data statistik ekonomi keuangan daerah Sumatera Barat, Bank Indonesia di Mei 2022, bahwa terdapatnya peningkatan ekonomi kota Bukittinggi.

Berdasarkan data peningkatan ekonomi itu, pada 2017 sebesar Rp4,07 triliun, lalu meningkat di 2018 menjadi Rp4,35 triliun dan kembali naik di 2019 senilai Rp4,62 triliun.

Selanjutnya, terjadi lagi peningkatan pada 2020 yang naik satu angka dari tahun sebelumnya yakni dengan nilai Rp4,63 triliun, yang kemudian naik lagi di 2021 mencapai Rp4,87 triliun, terjadi peningkatan tajam di 2022 dengan nilai Rp5,36 triliun.

Sedangkan jumlah aktiva Bank dan BPR Bukittinggi mengalami peningkatan, di 2017 nilainya yang tercatat Rp5,44 triliun meningkat di 2018 sebesar Rp5,88 triliun. Kemudian naik di 2019 menjadi Rp6,24 triliun.

Lalu terjadi peningkatan di 2020 dengan nilai Rp6,56 triliun, meningkat lagi di 2021 menjadi Rp7,14 triliun dan kembali naik di 2022 dengan dibukukan kenaikan tersebut sebesar Rp7,68 triliun.

Peningkatan yang terjadi tersebut, Wako Erman menyampaikan rasa bangganya kepada masyarakat kota Bukittinggi.

Dimana, kata Wako Erman, pasca pandemi covid19, tingkat ekonomi masyarakat secara perlahan-lahan telah kembali membaik.

Hal itu lanjut Wako Erman, data tercatat pada statistik ekonomi keuangan daerah Sumatera Barat, Bank Indonesia ini, telah menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan pada beberapa bulan terakhir.

“Alhamdulillah dari data yang ada, dapat dilihat terjadi peningkatan ekonomi masyarakat Kota Bukittinggi. Kita di pemerintah kota, akan terus berupaya menyusun program yang mengarah pada peningkatan ekonomi masyarakat,”

“Kita memang kurangi kegiatan pembangunan fisik, karena lebih fokus pada program yang mengurangi beban masyarakat langsung,” ungkap Wako.

“Intinya bagaimana program prioritas kita arahkan pada peningkatan ekonomi masyarakat,” ujar Wako Erman. (nto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *