Seleksi FOP Taekwondo di Sekretariat TI Berlangsung Ketat, Ini Pesan Hj Noni

BUKITTINGGI — Seleksi Festival Olahraga Pendidikan (FOP) se Kota Bukittinggi untuk cabang Taekwondo berlangsung ketat, yang digelar di sekretariat TI Bukittinggi, Komplek Kodim 0304 Agam, Selasa (20/9/2022).

Dalam seleksi FOP pada cabang olahraga Taekwondo Poomsae tingkat SD, SMP dan SMA tersebut, disaksikan langsung Ketua Pengko TI Bukittinggi Hj Noni, S.Sos, yang juga merupakan anggota Fraksi PAN DPRD Kota Bukittinggi.

Hasil seleksi ketat tersebut, khusus bagi para peserta meraih juara pertama akan dikirim ke Padang mewakili Bukittinggi untuk berlaga di tingkat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Sebagaimana hasil seleksi Taekwondoin di Sekretariat TI Bukittinggi itu, untuk tingkat SD putra, peringkat 1 diraih oleh Kenzie Zafier Akbar asal sekolah Exelen Bukittinggi, dan peringkat 2 diraih oleh M. Ravis Al Fathan asal SD 04 Garegeh.

Sementara juara pertama putri tingkat SD diraih oleh Aiko Mazaya pelajar SD 04 Garegeh.

Penguji didatangkan dari Pengprov TI Sumbar, SBM Eko tersebut, kategori SMP putra, peringkat pertama diraih, Faes Almahabbi dari MTSN 1 Bukittinggi, peringkat 2 Khairil Muhammad Asraf pelajar SMP 7 Bukittinggi.

Sementara peringkat 1 putri tingkat SMP diraih, Nadira Rahadatul Aisi, siswi SMP Al Ishlah Bukittinggi, peringkat 2 adalah Nadhifa asal sekolah Al Islah Bukittinggi, dan peringkat 3 diraih Keysha Adira, asal sekolah MTSN 1 Bukittinggi.

FOP untuk tingkat SMA, pada peringkat 1 putra didapakan, Bayu Rizmansah, asal pelajar SMA 5 Bukittinggi.

Sedangkan tingkat SMA kategori putri diraih Putriani Firma Asaga, pelajar SMA 3 Bukittinggi, peringkat 2 Nailah Revelia Naureen, asal SMA 1 Bukittinggi.

Hj Noni mengapresiasi prestasi-prestasi yang diraih para Taekwondoin di seleksi FOP se kota Bukittinggi itu.

“Mudah-mudahan hasil yang telah diraih ini, kedepan dapat memacu semangat para Taekwondoin meraih prestasi yang lebih kedepannya, dan dapat menjadi yang terbaik saat berlaga dengan para Taekwondoin Kabupaten/kota dalam pertandingan yang digelar di Padang untuk tingkat Sumbar,” paparnya.

Hj Noni berpesan kepada pelatih dan atlet Taekwondoin maupun pembina, agar melihatkan kepada masyarakat bahwa olahraga Taekwondo merupakan olahraga positif, dan sangat bermanfaat bagi generasi muda.

Menurut Hj Noni, kalau generasi muda, melihatkan prestasi yang telah didapat, secara otomatis masyarakat tertarik dengan olahraga Taekwondo, yaitu latihannya bagus dan melahirkan atlet Taekwondo yang bagus pula. (ask)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *