Hari Pertama Bertugas, Pj Wako Sonny Pimpin Apel Gabungan

PADANG PANJANG — Hari pertama bertugas, Penjabat (Pj) Wali Kota, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si memimpin Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non-ASN di Lapangan Khatib Sulaiman Bancalaweh, Jumat (13/10/2023).

Apel ini digelar sebelum melaksanakan senam bersama sebagai rutinitas dari ASN dan non-ASN di Kota Padang Panjang pada minggu genap setiap bulannya.

Dalam amanatnya, Sonny menyampaikan, menjadi Pj wali kota merupakan amanah dan tanggung jawab yang besar dalam menjalankan roda pemerintahan. Untuk itu dibutuhkan dukungan dan kerja sama dari semua ASN dan non-ASN di Pemko Padang Panjang.

“Begitu besar tanggung jawab yang diberikan, dengan segala kerendahan hati saya memohon dukungan, bantuan dan kerja sama dari kita semua. Baik itu Bapak Ibu eselon II, eselon III, fungsional, camat, lurah dan jajaran, serta tenaga harian lepas (THL) semua. Mari bersama-sama saling bahu-membahu, saling tolong-menolong untuk kelancaran pelaksanaan tugas dan amanah yang diberikan ini,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, menjadi kewajiban semua ASN dan non-ASN untuk melanjutkan dan memelihara apa yang sudah dilakukan pemimpin-pemimpin sebelumnya. Segala hal baik yang dilakukan, harus dipelihara dan dilanjutkan. Apa yang perlu peningkatan harus ditingkatkan, dioptimalisasi bersama-sama demi terwujudnya tujuan. Sehingga jalan roda pemerintahan untuk melayani masyarakat tetap dapat berjalan dengan baik walaupun Padang Panjang dipimpin seorang penjabat wali kota.

“Seorang Sonny tidak akan mampu menjalani ini tanpa didukung Bapak dan Ibu semua. Alhamdulillah, selama ini kerja sama, kekompakan sudah bisa kita wujudkan. Terbukti dengan banyaknya prestasi yang kita peroleh di bawah kepemimpinan Fadly Amran-Asrul,” tuturnya lagi.

Sonny juga menyampaikan hasil keputusannya menunjuk dan memberikan kepercayaan kepada Dr. Winarno, M.E.menjadi Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) untuk mengisi jabatan yang ditinggalkannya. Penugasan kepada Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) itu, hingga ada keputusan gubernur Sumatera Barat terkait Pj Sekdako Padang Panjang.

Ia juga berharap, dalam satu tahun ini Padang Panjang tetap dalam keadaan aman terkendali. Pembangunan bisa berjalan dengan baik dan lancar. Kesejahteraan masyarakat juga bisa ditingkatkan.

Selain itu, tugas khusus yang menjadi tangung jawab dan menjadi indikator penilaian Pemerintah Pusat yaitu penurunan angka kemiskinan ekstrim, penurunan angka stunting, ketahanan pangan dan pengendalian inflasi bisa dilakukan.

“Ini tolak ukur yang nantinya menjadi bahan evaluasi dalam laporan pelaksanaan kinerja kepala daerah. Sekali tiga bulan, kita akan presentasi dan memaparkan apa yang telah dilakukan dalam tiga bulan dari titik awal hingga titik pelaporan. Bagaimana progres kemajuannya. Bisa saja itu baik dan ini menjadi tanggung jawab kita semua,” ungkapnya lagi. (rls/pdp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *